assalamualaikum wr.wb
kali ini saya akan membahas apa ituu finishing kayu dan pengaplikasiannya !!
ABSTRAK
Pekerjaan finishing kayu adalah rangkaian terakhir dari seluruh proses produksi di dalam industri perabot kayu, rotan, dan juga bagian bangunan yang menggunakan bahan dari kayu. Yang dimaksud dengan pekerjaan finishing kayu adalah melakukan pelapisan atau pengolesan resin atau suatu zat ke permukaan kayu sehingga mendapatkan manfaat tertentu.
Manfaat dari pekerjaan finishing kayu adalah meningkatkan nilai: keindahan substrat kayu; keawetan bahan kayu; keteguhan gesek dan pukulan; guna bahan kayu; dan komersial kayu. Agar manfaat finishing dapat dicapai secara maksimal, maka perlu mengantisipasi hal-hal yang sangat merugikan selama proses aplikasi,
A. Latar Belakang
Ketergantungan pada jenis-jenis kayu komersil tersebut menyebabkan penggunaan kayu menjadi tidak efisien dan kurang menguntungkan. Upaya untuk tetap memenuhi jumlah permintaan yang terus meningkat yaitu dengan mengganti jenis kayu komersil dengan jenis kayu lain yang memiliki kualitas sama dengan jenis kayu komersil.
Kelemahan yang dimiliki kayu non komersil yaitu mudah terserang oleh faktor perusak, baik faktor biologis maupun non biologis. Untuk mengatasi hal tersebut diperlukan suatu perlakuan khusus, salah satunya yaitu dengan melakukan finishing. Finishing yaitu melapisi bagian permukaan kayu dengan bahan berasal dari cat. Selain itu dilakukan perbaikan terhadap sifat-sifat tertentu dari jenis kayu non komersil yang diharapkan dapat menjadi produk subsitusi dari jenis kayu komersil yang bermutu tinggi ( Amarullah, 2005).
B. Tujuan Finishing Kayu
- Memberikan nilai estetika yang lebih baik pada perabot kayu dan juga berfungsi untuk menutupi beberapa kelemahan kayu dalam hal warna, tekstur atau kualitas ketahanan permukaan pada material tertentu.
- Melindungi kayu dari kondisi luar (cuaca, suhu udara dll) ataupun benturan dengan barang lain
- Memberi nilai tambah pada suatu produk meubel (memperindah produk agar memeliki nilai jual yang tinggi), Dan memberi perlindungan pada meubel tsb.
- Meningkatakan nilai keindahan subtract kayu,keawetan kayu,keteguhan gesek,dan pukulan.
C. Pengertian Finishing Kayu
Finishing untuk kayu (wood finish) adalah suatu proses pelapisan akhir pada permukaan kayu atau material lain yang berbahan dasar kayu dengan tujuan untuk : Meningkatkan nilai estetika Melindungi permukaan kayu dari kerusakan memberi lapisan yang mudah untuk pemeliharaan/perawatan.
D. Aplikasi Finishing Kayu
Bahan yang mahal tidak menjamin hasil finishing yang baik dan berkualitas. Banyak faktor yang ikut menentukan kualitas hasil finishing. Cara aplikasi merupakan salah satu faktor yang penting menentukan kualitas hasil. Ada beberapa cara aplikasi finishing menyesuaikan dengan jenis bahan dan kualitas akhir yang diinginkan. Satu jenis bahan finishing tidak menutup kemungkinan untuk memakai lebih dari satu cara aplikasi. Berikut ini beberapa cara aplikasi finishing.
1. Dipping (celup) .Lebih dikenal juga dengan istilah perendaman. Bahan finishing diletakkan dalam suatu bejana/tangki kemudian benda kerja dicelupkan ke dalam tangki tersebut. Proses in bertujuan agar seluruh permukaan benda kerja, terutama pada bagian sudut & tersembunyi bisa terlapisi bahan finishing. Seperti pada gambar 1
gambar finishing celup
2. Wiping (pemolesan dengan kain) Proses ini sebaiknya tidak dipakai sebagai proses awal/dasar. Walaupun demikian beberapa bahan finishing tertentu hanya bisa diaplikasikan dengan cara ini, misalnya politur. Kualitas permukaan lebih baik dari proses celup tapi membutuhkan waktu lebih lama. Seperti pada gambar 2.
gambar 2.
gambar finishing menggunakan kain
3. Brush (kuas).Merupakan cara paling murah dan mudah di antara yang lain. Hanya saja harus hati-hati dalam memilih kuas yang berkualitas. Bahan finishing yang cocok untuk cara ini termasuk cat, varnish dan pewarna. Sebagaimana ujung kuas, hasil permukaan finishing tidak sehalus dan serata aplikasi spray atau poles. Seperti pada gambar 3
gambar finishing menggunakan kuas
4. Dengan pengaturan tertentu pada kekuatan tekanan, jumlah material yang disemprotkan, cara ini menghasilkan bidang permukaan yang sangat baik, halus dan cepat. Saat ini metode spray menjadi dasar dari hampir semua jenis bahan finishing lacquer dengan berbagai variasi jenis alat semprot (sprayer), dari yang manual hingga otomatis.Proses yang bisa dilakukan dengan cara spray meliputi lapisan dasar, pewarnaan. 
gambar finishing menggunakan spray
5. Shower (curah) Metode ini diimplementasikan pada mesin finishing curtain(tirai), bahan finishing dicurahkan ke permukaan benda kerja dengan volume dan kecepatan tertentu sehingga membentuk lapisan tipis di atas permukaan benda kerja. Cara pengeringannya tergantung bahan finishing yang digunakan. Kebanyakan digunakan oleh pabrik flooring (parket) atau furniture indoor lainnya yang memakai papan buatan.
6. Rolling. Prinsipnya sama dengan roller yang dipakai untuk mengecat tembok, tetapi yang dimaksud disini adalah alat aplikasi sebuah mesin roller yang seluruh permukaannya terbalut dengan bahan finishing cair dan benda kerja (papan) mengalir di bawahnya. Hanya roller bagian atas yang terbalut dengan bahan finishing, sedangkan roller bagian bawah hanya berfungsi untuk mengalirkan benda kerja ke dalam mesin. Jenis bahan finishing yang digunakan adalah UV lacquer,melamine,NC lacquer.
E. Spraygun Sebagai Alat Aplikasi
Spraygun atau pistol semprot adalah alat yang biasa digunakan untuk mengaplikasikan bahan finishing pada furnitur. Berbagai jenis pistol semprot yang biasa digunakan untuk aplikasi finishing furnitur kayu, diantaranya adalah pistol semprot bertabung dibawah ( gambar 1), pistol semprot bertabung diatas
( gambar 2) dan pistol semprot bertabung sentral berupa tangki ( gambar 3). Masing-masing jenis ada kelemahan dan kelebihannya
Jenis Pistol Semprot
|
Kelebihan
|
Tabung Bawah ( 1 )
|
Isi tabung 0,5 liter atau 1 liter.
Cocok untuk aplikasi bidang yang agak luas dengan warna yang sama
|
Tabung Atas ( 2 )
|
Isi tabung 0,2 liter.
Tabung dapat distel atau diatur kemiringannya, artinya semprotan bisa kesemua arah
|
Tabung Sentral ( 3 )
|
Isi tabung cukup banyak, bisa mencapai 20 liter. atau lebih, jadi cocok untuk produksi massal.
Semprotan kesemua arah
|
jenis pistol semprot
F. Teknik Semprot Menggunakan Sprigun
Penyemprotan sangat mempengaruhi hasil finishing, dimana pistol semprot yang telah dipersiapkan dengan baik tidak akan berarti apabila tidak disertai pengendalian yang benar selama proses aplikasi.Di samping itu, perlakuan terhadap bermacam-macam bentuk, posisi, dimensi dan keadaan benda kerja harus dikuasai. Agar diperoleh hasil yang optimal dalam aplikasi dengan menggunakan spraygun, haruslah dikuasai hal-hal sbb :
a. Perlengkapan Pistol Semprot
Perlu diperhatikan akan kelengkapan atau fasilitas yang dimiliki oleh pistol semprot, hal ini akan berguna bagi peningkatan kuantitas maupun kualitas hasil penyemprotan. Pistol semprot dikatakan mempunyai kelengkapan yang baik jika memiliki minimal seperti gambar - 7
pistol s pistol semprot
Pistol semprot dikatakan mempunyai kelengkapan yang baik bila memiliki:
1. Saluran Udara 8. Jarum Pembuka Cairan
2. Katup Penutup Udara 9. Tudung Semprot Cairan
3. Pengatur Volume Cairan . 10.Tudung Semprot Udara
4. Pengatur Bentuk Pancaran 11.Udara untuk Pancaran Melebar
5. Tingkat Pancar Pengatur 12.Udara untuk Pancaran Bundar
Bundar-Lebar. 13.Pengatur
6. Tabung Atas Cairan 14.Penarik Semprotan
7. Aliran Cairan . 15.Penutup Udara
b. Jenis pancaran
jenis pancaran harus sesuai dengan kedudukan dan bentuk benda kerja. Pancaran datar dan tegak dipakai untuk benda lebar serta kedudukannya vertical dan mendatar, sedang untuk benda sempit (kecil) digunakan pancaran yang bundar atau vertical, dengan gerakan penyemprotan yang cepat.
gambar jenis pancaran
c. Jarak Semprot
Jarak semprot antara ujung pistol dengan permukaan benda kerja, umumnya 15-20 cm. Bila jarak semprot terlalu kecil, serta volume keluaran tidak disesuaikan, akan timbul cat yang meleleh atau mengalir kebawah. Bila jarak pistol terlalu jauh, partikel cat menjadi kering sebelum menempel dipermukaan kayu atau benda kerja, :
gambar pancaran dan jarak semprot
d. Sudut Semprot
Pistol semprot sedapat mungkin diarahkan tegak lurus pada benda kerja. Pistol semprot yang miring mengakibatkan penyemprotan cat tidak merata.
Hanya gerakan pistol yang sejajar dan tegak lurus dengan bidang semprot menjamin hasil penyemprotan yang merata,
sudut semprot atau posisi semprot
e. Tekanan Angin
Tekanan angin, diatur sebesar 1 – 5 bar. Bagi pistol yang tanpa alat pengatur tekanan udara, dapat dilakukan pengaturan tekanan dengan menyetelan pada regulator udara, yang pada umumnya menjadi satu dengan filter penampung air pipa instalasi.
gambar regulator semprot
F. Kesimpulan
1. Memilih jenis pistol yang sesuai, Memeriksa Kelengkapan Pistol Semprot, Mengatur Bentuk Pancaran, Mengatur Bidang Pancaran, Tekanan Angin, Menyesuaikan Jenis Pancaran, Mengatur Jarak Semprot, Mengatur Sudut Semprot, Mengatur Kecepatan Semprot, Mengatur Jumlah Volume Bahan yang Keluar, dan Mengatur Tekanan Angin
2. Pelapis transparan sangat cocok digunakan untuk jenis kayu yang memiliki serat alami yang halus dan indah sehingga dengan menggunakan pelapis transparan ini keindahan dari kayu masih tampak jelas. Tetapi dari ke empat jenis pelapis di atas, Anda perlu memperhatikan sirkulasi udara pada ruangan Anda jika Anda menggunakan pelapis melamine.
3. sedangkan sistem melamine lapisan film bersifat lebih rapat dan
datar menutup semua permukaan pori-pori kayu (close pore )
semoga bermanfaat....
http://www.vedcmalang.com/pppptkboemlg/index.php/menuutama/departemen-bangunan-30/871-hartiyono
pist